Menyerukan perdamaian lingkungan: menata ulang pendidikan perdamaian yang saling berhubungan

Ehrenzeller, C., & Patel, J. (2024). Menyerukan perdamaian lingkungan: Menata ulang pendidikan perdamaian yang saling berhubungan. Jurnal Pendidikan Perdamaian, 1 – 17. https://doi.org/10.1080/17400201.2024.2350458

Abstrak

Dalam artikel auto-etnografi kritis yang disusun bersama ini, kami memanfaatkan penelitian dari dua konteks, mengeksplorasi bagaimana pendidikan perdamaian yang penting bisa lebih dari sekadar perawatan paliatif pada saat keruntuhan ekologi dan krisis besar di seluruh ekosistem. Menelaah krisis pembelajaran, kehidupan dan kehidupan yang terjadi saat ini, kami menyerukan pendidikan berbasis perdamaian lingkungan: didasarkan pada keterhubungan dan saling ketergantungan, sebagai cara untuk mengatasi kekerasan yang tidak berkelanjutan pada tingkat pribadi, antarpribadi, dan ekologi. Kami fokus pada tiga argumen utama yang memperluas pembelajaran tentang alam, pembelajaran dengan dan di alam, menuju pendekatan pembelajaran regeneratif, kehidupan, dan keberadaan. Pertama, untuk bergerak melampaui epistemologi yang berpusat pada diri sendiri (ego) menuju epistemologi yang saling berhubungan dan berpusat pada bumi (eko). Kedua, kami mengeksplorasi contoh nyata sekolah alternatif yang belajar dari, di dalam, dan bersama alam melalui pembinaan kepedulian bawaan antara siswa dan Bumi (dalam konteks kami sendiri, India dan Jerman). Ketiga, kami memikirkan kembali kemungkinan masa depan pendekatan berbasis perdamaian lingkungan, dan mendukung peralihan ke masa depan yang lebih damai dan saling berhubungan dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip, konten, dan pedagogi perdamaian lingkungan ke dalam sistem pendidikan saat ini.

Bergabunglah dengan Kampanye & bantu kami #SpreadPeaceEd!
Tolong kirimkan saya email:

1 pemikiran pada “Menyerukan perdamaian lingkungan: menata ulang pendidikan perdamaian yang saling berhubungan”

  1. dr.surya nath prasad

    Pendidikan untuk Lingkungan dan Perdamaian adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari hubungan manusia dengan spesies hewan lain dan spesies tumbuhan serta saling ketergantungannya. Konsep pendidikan lingkungan hidup mempunyai konsep perdamaian, begitu pula konsep pendidikan perdamaian antara lain memuat konsep lingkungan hidup dalam kajiannya. Sumber daya alam di planet kita – tanah, hutan, air tawar, laut – adalah basis dari seluruh pertanian dan industri, dan jika kita mempertahankan basis tersebut, kita dapat mempertahankan pembangunan yang mengarah pada perdamaian atau perdamaian itu sendiri. Dan pengetahuan dan informasi tentang semua sumber daya tersebut serta tindakan kita untuk melestarikan sumber daya alam tersebut dan mencegahnya dari kehancuran yang pada akhirnya mengarah pada perdamaian adalah Pendidikan untuk Lingkungan dan Perdamaian.
    “Semua ini: makanan, air, dan satwa liar mewakili alam, lingkungan hidup, dan ketika kita memikirkan 'lingkungan', kita memikirkan 'perdamaian', yang memungkinkan kita melindungi alam, dan menjamin kelangsungan hidup umat manusia, yaitu perdamaian” . Untuk lebih mencerahkan, bisa merujuk pada Pidato Kepresidenan saya yang disampaikan di Turki pada tahun 1997, referensi yang dikutip di bawah ini, Ringkasannya diterbitkan di Transcend Media Service:

    Alamat Presiden
    Pendidikan untuk Lingkungan dan Perdamaian
    (Singkat)
    Oleh Surya Nath Prasad, Ph. D. – TRANSCEND Media Service
    https://www.transcend.org/tms/2015/11/edcation-for-environment-and-peace/
    LINGKUNGAN, 30 November 2015
    Pada Kongres Euro-Asia, Giresun, Turki pada tanggal 2 Agustus 1997 (diselenggarakan pada tanggal 2-9 Agustus 1997)
    Diterbitkan oleh Universitas Lund, Malmo, Swedia, April 1998
    Didistribusikan oleh Departemen Pendidikan AS (ERIC)
    Tersedia di Perpustakaan Nasional Australia untuk dipinjam

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

Gulir ke Atas